Sepasang kakek dan nenek duduk berdua di taman untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50.
Nenek: "Apa hadiahmu buatku, Kek?"
Kakek: "Ini, Nek (sambil memberikan sebuah cicin). Cincin ini sekarang resmi menjadi milikmu."
Nenek: "Lho? ini khan cincin pernikahan kita yang hilang dulu?!"
Kakek: "Iya, Nek. Cicilannya sudah lunas hari ini."
Nenek: "Hah!?#$!!!"
Suatu hari Bambang clingukan di depan sebuah Kampus di Jogja. Matanya melirik seorang gadis yang tengah berlari-lari kecil dengan mengenakan training. Perempuan dengan rambut dikuncir ekor kuda itu pun, melayani pertanyaan mahasiswa yang tidak lulus-lulus itu.
Bambang : "Mbak, habis latihan Karate ya?"
Cewek: "Nggak!" (setengah terheran-heran)
Bambang : "Ooo... latihan Taekwondo, ya?"
Cewek: "Nggak"
Bambang : "Pencak Silat kali?"
Cewek: "Nggak! kenapa sih mas nanyanya aneh banget?"
Bambang : "Habis mbak pakai baju training gitu."
Cewek: "Saya habis aerobik."
Bambang: "Ooo... Bukan habis latihan bela diri, ya?"
Cewek: "Tidak"
Bambang : "Bisa bela diri nggak, Mbak?"
Cewek: "Nggak!" (semakin bingung)
Cowok: "Berarti bisa digodain dooong, Namanya siapa mbak?"
Seorang ibu bertanya pada anaknya yang tidak mau lagi pergi ke sekolah:
Ibu : "Nak, mengapa kamu tidak mau lagi pergi ke sekolah?"
Anak : "Habis saya bingung, bu guru cara mengajarkan berhitung ganti-ganti terus."
Ibu : "Ganti-ganti bagaimana?"
Anak : "Ya, dua hari lalu ibu guru bilang enam adalah tiga ditambah tiga, kemarin enam adalah empat ditambah dua, eh sekarang katanya enam adalah lima ditambah satu, bingung kan saya."
Ibu : "?????!!!"
Seorang ibu gendut sedang berjalan tapi ia merasa ada anak kecil yang mengikutinya di belakang.
Kemudian ia berhenti dan bertanya ke anak kecil tersebut: "Hey, nak. Kamu dari tadi mengikuti aku terus adakah yang kamu inginkan dari saya?"
Anak Kecil : "Oh tidak Bu."
Ibu Gendut : "Lalu apa yang kamu mau?"
Anak Kecil : "Saya hanya merasa teduh berjalan di belakang Ibu."
Seorang raja copet yang terkenal menjemput istrinya untuk dibawa pulang setelah habis melahirkan anaknya. Mungkin karena groginya suster yang melayani bayi sang raja copet itu, hingga bayinya itu tertukar dengan bayi yang lain.
Istri : "Hai! Pak, ini bukan anak kita."
Copet : "Diam kamu, hayo cepat jalan."
Istri : "Tunggu dulu pak, ini bukan bayi kita, bayi kita ada tanda merah di tangan kirinya."
Copet : "Bodoh kamu, biar ini bukan bayi kita, tapi di tangan kirinya ada gelang emas!"
Istri : "????"
Suatu hari Abdul datang terlambat ke kelas, kebetulan dia belum bikin PR. Ketika lagi bingung mencari alasan, ibu guru sudah terlanjur nanya:
Ibu guru : "Abdul kenapa kamu terlambat?"
Abdul jawab sekenanya : "Saya dirampok orang di perjalanan Bu..."
Ibu guru : "Wah, gawat sekali, lalu kamu nggak apa-apa, dul..."
Abdul : "Ngak apa-apa bu..."
Ibu guru : "Lalu perampok itu ngambil duit dan barang-barang kamu nggak??"
Abdul: "Aneh lho bu, dia nggak ambil uang dan barang-barang lain... Dia cuma ngambil BUKU PR saya..."
Gustav : "Ban belakang mobil saya kok selalu lebih cepat gundul dibanding ban depan, ya?"
Erwin : "Anda pasti berikir beban ban belakang Anda lebih berat daripada yang depan."
Gustav : "Rasanya begitu."
Erwin : "Salah. Sebenarnya, ban belakang Anda selalu berpikir keras, bagaimana caranya agar bisa mendahului ban depan. Makanya dia cepat gundul."
Sebuah desa miskin menerima bantuan dari pemerintah sebanyak 17 ekor kambing. Setalah diteliti, maka terpilihlah 3 orang yg paling berhak untuk menerima bantuan kambing itu.
Orang pertama berhak mendapat 1/2 bagian, orang ke-2 mendapat 1/3 bagian, dan orang ke-3 Mendapat 1/9 bagian.
Permasalahan muncul ketika ke 3 orang ini ingin mendapatkan kambing dalam keadaan hidup (utuh). Sang kepala desa puyeng mikirin ini, gimana caranya ngebagi kambing agar pas dan dalam keadaan utuh semua.
Di saat suasana sedang hot dan hampir menjadi kerusuhan, datanglah saya. Sesudah mengerti dengan keadaannya, saya jumpai Pak Kades dan saya pinjem 1 ekor kambingnya.
Pak kades terlihat nggak begitu rela, sampai akhirnya saya harus mejamin dan berjanji bahwa kambing itu pasti akan kembali.
Nah sekarang ada 18 ekor kambing, mari melakukan pembagian:
1/2 dari 18 = 9
1/3 dari 18 = 6
1/9 dari 18 = 2
Nah! 9+6+2 = 17 kan? Kemudian kambing pak Kades saya kembalikan lagi, seluruh penduduk desa berbahagia.
Suatu pagi Andi memutuskan untuk menghadap ke Pak Joko, direktur personalia dan setelah saling mengucap salam maka Andi segera dengan bersemangat menyampaikan maksud hati dan segala uneg-unegnya kepada Pak Joko untuk meminta kenaikan gaji.Pak Joko setelah menatapnya beberapa saat kemudian tertawa, mempersilahkannya untuk duduk dan berkata, “Ha ha ha, dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja untuk perusahaan ini meskipun satu hari..! masa sekarang mau minta naik gaji?”Tentu saja Andi sangat terkejut mendengar hal itu namun pak Joko segera meneruskan,
Joko: “Coba katakan ada berapa hari dalam setahun?”
Andi: “365 hari dan kadang-kadang 366 hari.”
Joko: “Betul, sekarang ada berapa jam dalam sehari?”
Andi: “24 jam.”
Joko: “Berapa jam kamu bekerja dalam sehari?”
Andi: “Dari jam 08:00 s/d 16:00 jadi 8 jam sehari.”
Joko: “Jadi, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?”
Andi: “(mulai ngitung dalam hati…..8/24 jam = 1/3)….sepertiga! ”
Joko: “Wah pinter kamu!, Sekarang berapakah 1/3 dari 366 hari?”
Andi: “122 (1/3×366 = 122 hari)”
Joko: “Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?”
Andi: “Tidak Pak!”
Joko: “Berapa jumlah hari Sabtu dan Minggu dalam setahun?”
Andi: “52 Sabtu ditambah 52 Minggu = 104 hari.”
Joko: “Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?”
Andi: “18 hari.”
Joko: “Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap tahun. Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yang tersisa itu berapa hari yang tinggal?”
Andi: “6 hari.”
Joko: “Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?”
Andi: “Tidak pak!”
Joko: “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Andi: “4 hari.”
Joko: “Di hari Idul Fitri dan Idul Adha apakah kamu bekerja?”
Andi: “Tidak pak!”
Joko: “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Andi: “2 hari.”
Joko: “Sekarang sisa tersebut kurangi dengan Libur Waisak, Imlek, Nyepi, 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra’ Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa al masih, Proklamasi.. ………, berapa hari yang tersisa?”
Andi: “…???….. ….gak ada sisa pak.”
Joko: “Jadi sekarang anda mau menuntut apa?”
Andi: “Saya mengerti pak, sekarang saya sadar bahwa selama ini saya sudah makan gaji buta dan telah mencuri uang perusahaan dengan tidak bekerja sedikitpun. Saya minta maaf”
Joko: “ya udah, keluar sana!”
Makannya harus bersyukur...
